Postingan

Menampilkan postingan dengan label refleksi

kereta tanpa stasiun

Hari-hariku seperti kereta tanpa stasiun. Terus melaju, tak pernah benar-benar berhenti. Aku tidak tahu apa yang sedang kucari, tapi aku tahu rasanya tak bisa diam… karena saat diam, suara-suara di kepala menjadi lebih nyaring dari apa pun. Ada banyak hal yang ingin kusampaikan, tapi tak semuanya bisa kuucapkan. Bukan karena tak punya kata—aku punya terlalu banyak. Terlalu banyak hal yang bercampur, hingga aku sendiri bingung, mana yang harus kutuliskan lebih dulu Kadang aku ingin turun sejenak, bernafas, duduk, mungkin menangis. Tapi kereta ini terus bergerak, dan aku terlalu takut tertinggal dari sesuatu yang bahkan aku sendiri tak tahu ke mana tujuannya. Tiap malam aku menutup mata, tapi pikiranku tetap membuka pintunya. Aku lelah—bukan karena berjalan, tapi karena terus merasa harus kuat. Dan kadang aku bertanya dalam diam “Apakah salah kalau aku hanya ingin dipeluk tanpa alasan?” Di tengah semua itu, aku masih mencoba bersikap biasa. Tertawa, menyapa, menolong, menjadi berguna. Ta...